PENDAHULUAN 

Gula adalah komoditas yang telah memberikan pengaruh yang menonjol dalam mewarnai sejarah dunia. Gula bukan sekedar suatu komoditas dalam perdagangan internasional, juga bukan sekedar pemanis atau penyedap makanan dan minuman, karena gula telah membawa perubahan politik, sosial dan budaya dunia.

Sejak dahulu kala, manusia telah mengenal berbagai pemanis seperti madu lebah, nira dari beberapa tanaman termasuk kelapa, lontar, maple, kurma, fig, tebu serta hasil fermentasi biji-bijian. Madu lebah merupakan pemanis utama. Setelah mengenal gula, manusia ternyata sangat menyukainya karena rasanya lebih manis dari madu namun tanpa merubah rasa dan warna asli makanan maupun minuman yang diberi gula. Gula juga dapat menjadi bahan pengawet makanan yang penting bagi penduduk di kawasan yang memiliki empat musim. Bagi tubuh manusia, gula juga memberikan enerji yang lebih banyak dari pemanis lain. Selain itu, gula lebih mudah dibawa kemana-mana dan lebih praktis dikonsumsi. Gula makin disukai dan makin banyak dikonsumsi sehingga memberikan keuntungan yang besar bagi para penguasa, produsen dan pedagang gula. Gula juga memberikan dampak lipat ganda terhadap perkembangan teknologi, industri dan aspek kehidupan lainnya sebagaimana disebutkan di atas.

NAMA GULA

Mungkin nama gula berasal dari bahasa Sansekerta “shakkara” yang artinya “butiran”. Dalam bahasa Arab ada kata “sakkar”, bahasa Turki “sheker, bahasa Spanyol “azucar” dan bahasa Inggeris “sugar”.

Dalam bahasa Indonesia “gula” tampaknya bukan berasal dari “shakkara”. Tapi pada bahasa Hindi ada kata “gur” untuk gula merah atau gula jawa, yang artinya “bola”. Apakah ada kemungkinan bahwa masuknya agama Hindu dari India ke Indonesia beberapa abad yang lalu mempunyai kaitan dengan terbentuknya kata “gula”?. Demikianlah kira-kira pertanyaan Peter Macinnis dalam bukunya Bitterweet-The Story Of Sugar.

Bahan tulisan :
1. Wikipedia, The History Of Sugar.
2. Jonathan Kingsman, Sugar Trading Manual, Woodhead Publishing Limited, Cambridge, England, 2002.
3. Peter Macinnis, Bittersweet-The Story Of Sugar, Allien&Unwin, Australia, 2002.
4. Gambar : (public domain).

SEJARAH GULA DUNIA

  • Tebu Mulai Dikenal Oleh Dunia Barat +

    TEBU MULAI DIKENAL OLEH DUNIA BARAT Varietas tebu yang paling banyak menghasilkan gula adalah saccarum officinarum diperkirakan sudah dibudidayakan di Papua sejak 9000 tahun yang lalu. Penyebarannya ke Filipina dan India diperkirakan sejak 7000 tahun lalu untuk kemudian melalui jalur migrasi diperkenalkan lebih jauh ke Asia Tenggara lalu ke India dan Tiongkok pada masa 800 SM. Gula sudah dibuat di India pada masa 400 SM sampai 700 M, yaitu dari nira tebu yang direbus dan dijemur sampai keras. Catatan pertama mengenai gula adalah pada saat pasukan Iskandar Agung menjelajah ke Punjab, India. Salah satu jenderalnya yaitu Nearchus pada tahun 327 Read More
  • Awal Pembuatan Gula Tebu +

    AWAL PEMBUATAN GULA TEBU Diketahui adanya catatan awal tentang pembuatan gula tebu pada masa permulaan tahun Masehi. Seorang penulis Yunani yaitu Diosorides menulis: “Ada semacam madu pekat, yang disebut saccharon, ditemukan pada gelagah di India dan Arab, serupa garam dan rapuh seperti garam bila digigit”. Akhli sejarah pangan, R. J. Forbes menulis: “Gula yang baru dikenal orang-orang Romawi pada abad pertama Masehi, ternyata sudah dibuat di India meskipun dalam jumlah yang tidak banyak”. Catatan di India sudah menyebutkan gula sebagai bahan pengobatan, misalnya Chanaka disekitar tahun 78 Masehi dan Acharya Sushruta dalam bukunya Sushruta Samhita, buku pengobatan bedah Ayurveda, sekitar Read More
  • Penyebaran Gula Kearah Barat +

    PENYEBARAN GULA KEARAH BARAT Persia mengenal tebu dari India pada abad ke-6 Masehi. Gula tercatat sebagai inventaris yang berharga dalam istana dekat Baghdad ketika Kaisar Heraclius, Romawi, merebutnya pada tahun 627 Masehi. Ada kemungkinan bahwa orang Arab memperoleh tebu dan teknologi pembuatan gula dari Persia melalui perdagangan dan penaklukan. Tebu dan teknologi dari Persia mereka bawa ke wilayah-wilayah yang mereka taklukkan. Ekspansi Arab dimulai pada tahun 636 Masehi dengan kekalahan Heraclius diikuti dengan pendudukan Persia dan Suriah. Mesir ditaklukkan pada tahun 640 yang diikuti dengan wilayah-wilayah di sepanjang Afrika Utara, mencapai Maroko pada tahun 682 dan pada tahun 710 mereka Read More
  • Gula Di Dunia Baru +

    GULA DI DUNIA BARU Orang Portugis mengambil gula dari Brazil. Seorang penulis Hans Staden mencatat bahwa pada tahun 1540 di pulau Santa Catarina saja telah terdapat 800 pabrik gula dan Demarara serta Suriname bahkan telah memiliki 2.000 pabrik. Sekitar 3.000 pabrik kecil juga telah didirikan sebelum tahun 1550 di Dunia Baru. Pembangunan pabrik-pabrik gula tersebut telah menciptakan permintaan peralatan-peralatan berat dari besi  dari industri baja di Eropa. Pembuatan peralatan pabrik gula tersebut berperan dalam pengembangan teknologi yang diperlukan untuk revolusi industri baru yang lahir di Eropa pada awal abad ke-17. Sejak tahun 1625, Belanda membawa tebu dari Amerika Selatan ke Read More
  • 1